Hipmala ku sayang….

Maret 16, 2008

Pak Gubernur Kritik Bupati

Filed under: Tak Berkategori — hipmala @ 3:21 am
Tags:

Gubernur Soroti Bupati yang Sering ke Luar Daerah

Gubernur Sjachroedin Z.P. menyoroti kinerja bupati yang sering meninggalkan tugas dan daerah. Gubernur mencatat ada bupati yang sering ke luar daerah tanpa alasan jelas terutama mendekati pemilihan gubernur.

Hal itu dikatakan Gubernur saat ditemui sejumlah wartawan usai salat jumat di Kantor Pemprov Lampung, kemarin (14-3).

Sebagai gubernur, Sjachroedin mengaku sangat terusik dengan sikap kepala daerah yang sering bepergian. “Mereka itu dipilih langsung oleh rakyat dengan harapan dapat memberikan perubahan dan mendorong pembangunan daerah lebih baik. Kalau sering ke luar wilayah kerja, kapan akan bekerja mengurusi rakyatnya,” kata Sjachroedin.

Informasi yang diterima Sjachroedin, ada beberapa gubernur ke Jakarta berhari-hari hanya untuk main golf. “Begitu juga ada bupati di Lampung yang seperti itu,” kata calon gubernur dari PDI-P ini.

Pengaruhi Bawahan

Berbeda dengan PNS, Sjachroedin membenarkan tidak ada aturan baku tentang penilaian kedisiplinan kerja dan sanksi terhadap pejabat politik. “Kalau PNS diatur kinerjanya dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 30/80 tentang Kedisiplinan PNS sehingga ada tolok ukur untuk memberikan sanksi jika diketahui tidak disiplin,” ujarnya.

Jika PNS tidak aktif bekerja akan memengaruhi gerak pembangunan di masyarakat. Jika kepala daerah yang tidak disiplin, ujar Sjachroedin, akan memengaruhi PNS yang menjadi stafnya.

“Pada akhirnya program pembangunan tidak berjalan optimal bahkan tersendat. Kalau begitu kan menyakiti hati masyarakat yang memilihnya,” kata Sjachroedin.

Saat kunjungan anggota Panitia Ad Hoc (PAH) II DPD ke Lampung Rabu (12-3), gubernur juga sempat mengemukakan masalah tersebut kepada rombongan itu.

Sjachroedin meminta anggota DPD mendorong inisiatif aturan bagi kepala daerah. Misalnya persentase keberadaannya di daerah kerja juga sekaligus sanksi atas ketidakberhasilan dalam pembangunan daerah. “Dengan begitu, masyarakat tidak dirugikan dan kepala daerah punya kinerja jelas. Sehingga tak ada lagi alasan kepala daerah yang sudah dipilih langsung pergi keluar daerah dan menghiraukan kepetingan masyarakatnya,” kata dia. n AAN/U-1

1 Komentar »

  1. tumben perhatian pak gub…perasaan itu cerita lama dech.,..itu atas nama pribadi, gubernur atau ada sentimen politik,,,,?? yang mana nich…??? kalau boleh tahu bupati mana yang sering jalan2…

    Komentar oleh wahyu hidayat — Maret 16, 2008 @ 3:28 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: