Hipmala ku sayang….

Maret 18, 2008

Pemalakan????

Filed under: Tak Berkategori — hipmala @ 4:50 am
Tags:

Lamteng – Pungutan Liar:9 Staf BKD Dimintai Keterangan
Polres Lampung Tengah mulai meminta keterangan sembilan staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, Senin (17-3), terkait praktek pungutan liar (pungli) saat pembagian SK PNS. Sebelumnya Polres Lamteng sudah meminta keterangan sejumlah staf dari beberapa satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) dan para guru bantu.
Pemeriksaan sembilan staf BKD di Mapolres Lamteng itu dimulai sekitar pukul 09.30. Lima anggota Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) dari Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) ditugaskan meminta keterangan sembilan staf BKD itu.
Pemeriksaan berlangsung tertutup dan dilakukan di ruangan terpisah dan di bawah pengasawan langsung Kanit Tipiter Ipda Nurdin Syukri.
Pengamatan Lampung Post terlihat jelas sembilan staf BKD tersebut cukup tegang selama menjalani pemeriksaan. Bahkan mereka terkesan menghindari sejumlah insan pers dari media cetak dan elektronik yang menunggu di depan pintu ruang Unit Tipiter.
Bahkan, usai menjalani pemeriksaan dua wanita staf BKD Lamteng urung melangkah keluar lantaran tersangka perampok yang mengalami luka tembak melintas. Staf BKD itu langsung menutup pintu walaupun sejumlah petugas sudah menenangkannya.
Sembilan staf BKD Lamteng yang menjalani pemeriksaan itu, di antaranya Kepala Bidang Pengadan dan Mutasi Pegawai BKD Lamteng Agus, Kasubbid Mulyadi, dan tujuh stafnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan tujuh staf BKD itu ditugaskan membuka loket saat pembagian SK PNS beberapa waktu lalu. Dua staf ditempatkan pada satu loket dan menangani beberapa Dinas dan SKPD lainnya.
Hasil pemeriksaan Polres Lamteng terhadap sejumlah PNS beberapa waktu lalu beragam.
Ada yang mengakui tidak keberatan dan itu hanya tanda terima kasih dan ada pula yang mengatakan tidak dikenai tarif. Sementara itu, sebagian mengatakan membayar Rp250 ribu saat mengambil SK tersebut.
Seperti belasan staf Sekretariat DPRD Lamteng yang mengaku dimintai Rp250 ribu saat pengambilan SK.
Wakapolres Lamteng Kompol Irwan yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan, “Sesuai prosedural kami masih meminta keterangan staf BKD Lamteng.” n DRA/D-1 Source: Lampung Post

1 Komentar »

  1. Perlu di contoh oleh kabupaten/kota lainnya, karena hal ini sudah membudaya dan telah menjadi kebiasaan. Salut buat Kapolres Lampung Tengah. Berantas Pemalakan dan KKN

    Komentar oleh Wahyu Hidayat — Maret 18, 2008 @ 4:53 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: