Hipmala ku sayang….

Maret 24, 2008

PEMBANGUNAN PENDIDIKAN BERTUMPU FILSAFAT BANGSA ; Tak Mungkin Terus Mengimpor dari Bangsa Lain

Filed under: Tak Berkategori — hipmala @ 8:38 am
Tags:

YOGYA (KR) – Membangun bangsa harus didasarkan pada pembangunan pendidikan berdimensi jangka panjang. Sudah tentu memerlukan pendidikan yang baik, benar dan cocok bagi kepentingan bangsa dan masyarakatnya. Pembangunan pendidikan tak mungkin secara terus-menerus diimpor dari bangsa lain, harus bertumpu pada filsafat bangsa sendiri dan filsafat ilmu pengetahuan. Hal itu diungkapkan Direktur Profesi Pendidik, Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas Prof Zamroni PhD, pada seminar nasional bertema ‘Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan’, Sabtu (22/3), di Auditorium UNY, Yogya. Seminar diselenggarakan Program Pascasarjana (PPs) UNY bersama Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI). Turut hadir sebagai pembicara, Dirjen Mandikdasmen Depdiknas Prof Suyanto PhD, Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti Prof Dr Muchlas Samani dan Direktur PPs UNY/Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Prof Djemari Mardapi PhD. “Ke depan perlu dilakukan kajian pendidikan yang mendasar dan komprehensif. Setiap simplifikasi (penyederhanaan) hanya bersifat sementara dan jangka pendek,” tegas Prof Zamroni. Ditegaskan, meningkatkan mutu sekolah memerlukan perubahan dalam diri guru untuk melaksanakan proses belajar mengajar. Guru tak hanya memerlukan belajar, mengaplikasi dan mengevaluasi hasil belajar siswa dalam konteks lokal maupun standar nasional. Tetapi juga harus bisa memberikan dan menciptakan proses belajar mengajar bermakna, secara kognitif, sosial dan kultural bagi semua siswa dengan latar belakang bervariasi. “Tentu saja bukan hal mudah. Karena tak mudah itulah menjadi tugas guru,” tegas Prof Zamroni. Dalam konteks seperti itu, lanjutnya, guru harus memahami standar lokal dan nasional. Khususnya untuk mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya. Dalam proses perubahan menuju sekolah lebih bermutu, guru harus mempersiapkan diri dengan berbagai perubahan untuk mewujudkan proses belajar mengajar lebih efektif, efisien dan bermakna. Proses belajar mengajar kompleks dan rumit. Berbagai faktor terlibat dan sulit dikontrol secara pasti. Karenanya guru senantiasa mengembangkan gagasan baru dalam mengajar, mengujinya, mengevaluasi bagaimana dampak strategi dan pendekatan yang digunakan. “Dalam kaitan ini, proses professional development bagi guru mutlak keberadaannya,” lanjut Prof Zamroni. Sedangkan Prof Suyanto, menjelaskan perintisan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) mutlak diperlukan sebagai persiapan terjadinya migrasi tenaga kerja internasional, meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar kerja internasional. (Ben)-o

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: