Hipmala ku sayang….

April 22, 2008

Gus dur dan Cak Imin = Tua VS Muda

Filed under: Politik — hipmala @ 6:23 am
Tags:

DUA KUBU PKB SUDAH AMBIL FORMULIR DI KPU; Demi Yenny, Cak Imin Selalu ‘Ngalah’

12/04/2008 11:45:15 JAKARTA (KR) – Muhaimin Iskandar membantah ada kekosongan kekuasaan (vacuum of power) di DPP PKB. Sebab ia masih menjadi ketua umumnya. Sebenarnya selama ini dirinya juga tidak lamban, hanya saja selalu mengalah kepada Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid, untuk menghindari konflik, dengan memberi banyak kesempatan.

Hal ini disampaikan saat membantah statemen pjs Ketua Umum PKB versi Gus Dur, Ali Masykur Musa, saat keduanya tampil bareng di sebuah televisi swasta, Jumat (10/4). Saat itu Ali Masykur Musa mengaku menerima sebagai Pjs Ketua Umum DPP PKB karena untuk menghindari kekosongan kekuasaan. Ia juga menengarai adanya konflik internal di PKB karena ada kubu yang bergerak cepat, yaitu kubu Yenny, sementara kubu Cak Imin bergerak lamban. “Nah, kemudian saya diperankan gara-gara hal ini,” katanya. Sementara itu DPP PKB kubu Yenny kemarin juga mengambil formulir pendaftaran Pemilu 2009 ke KPU. Pengambilan formulir dilakukan oleh Wasekjen Ikhsan Abdullah. Selain itu, juga akan mengirimkan data perubahan pengurus ke Depkum HAM. Langkah ini diambil agar PKB kubu Yenny benar-benar diakui sebagai yang sah. Sebab dalam data yang ada di Depkum HAM, Muhaimin masih tercatat sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB. “Kami sudah buat. Pada Senin, soal perubahan pengurus akan dikirim ke Depkum HAM,” kata Ikhsan Abdullah.

Sementara itu kubu Muhaimin tak kalah gesit. Kubu ini sudah mengirim surat ke KPU agar menolak setiap berkas DPP PKB yang tidak mencantumkan tanda tangan Muhaimin Iskandar. Surat diterima KPU pada 7 April lalu. “Isinya meminta kalau ada surat tanpa tanda tangan Muhaimin selaku ketua umum tidak sah. Kami akan membahas secara khusus tentang kepengurusan ganda parpol yang mendaftar pemilu di KPU,” ungkap Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di kantornya Jl Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (11/4).

Secara terpisah anggota KPU Syamsulbahri mengatakan, pihaknya akan memroses seluruh pendaftaran pemilu yang mengacu pada daftar yang sudah tercatat di Depkum HAM dan lembaga negara. “Kita sesuai saja dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Yang terdaftar di Depkum HAM dan lembaran negara itu yang dipakai. Kita kan hanya melaksanakan saja,” kata Syamsul. Menurut Syamsul, jika dalam proses itu masih terjadi perdebatan di internal, KPU tetap akan mendaftar sesuai yang tercatat di Depkum HAM. Namun KPU juga akan melihat AD/ART yang ada. (Edi/Fie)-f “Ya kalau masih ada persoalan kita kembalikan pada peraturan, diserahkan pada AD/ART-nya,” ujarnya sambil mengatakan proses verifikasi parpol akan selesai pada sekitar bulan Juni-Juli 2008. (Edi/Fie)-f


Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: