Hipmala ku sayang….

Juli 9, 2008

Kepada Yth Calon Gubernur Prop. Lampung 2008-2013

Filed under: Opini — hipmala @ 7:43 am

Pesta demokrasi (PILKADA) Lampung beberapa bulan lagi, masing – masing calon gubernur sudah menentukan pasangannya. Sedikit kami menyampaikan aspirasi kepada Bapak calon Gubernur bahwa permasalahan di Lampung khususnya dan bangsa ini sangatlah kompleks dari Sosial, politik, keamanan, pendidikan, budaya, ekonomi, dsb. Semangat kebangsaan ini sudah rapuh, permasalahan yang terjadi hanya dipikirkan tidak untuk dilaksanakan, rakyat sudah jenuh menunggu sosok figure pemimpin yang amanah dan Semoga pilgub ini akan terpilih sosok yang benar – benar mau membela kepentingan masyarakat kecil. Meminjam istilah Ferderico Ruiz (1999), seorang teolog spiritualitas spanyol, bahwa problema kebangsaan itu setidaknya disebabkan oleh tiga hal. Pertama, Globlitas (globalitá), yaitu kompleksitas dari berbagai elemen dalam suatu situasi atau keadaan. Problema kebangsaan yang kita hadapi sebenarnya krisis gaya hidup. Dihadapan kita terbentang globalitas budaya, tata nilai, gaya politik, cara hidup, agama dan sebagainya. Disatu pihak ada kelompok – kelompok masyarakat yang hanyut dalam globalitas itu. Mereka lebih suka ikut arus karena bebas memilih apa yang disukai, mereka seakan tak punya spritualitas. Akibatnya, identitas dirinya menjadi tidak jelas, atau setidaknya ambigu.

Kedua, Radikalitas (radicalitá), yaitu karakter ekstrem dari aneka kelompok masyarakat. Pihak yang mengambil sikap radikal, yang menganggap perubahan sebagai kemunduran spiritualitas. Mereka lebih condong menutup diri terhadap globalitas dan bertahan pada “keyakinan” dan cara hidup secara ketat. Dan akhirnya kedua kelompok tadi berkembang dimasyarakat sehingga jurang dari kedua kelompok kian melebar. Ketiga, Kecepatan ( rapiditá), yaitu cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan ini yang mempercepat masuknya arus globalitas sampai kedapur – dapur kita. Sehingga dampak kesenjangan ekonomi semakin jelas. Kecepatan ini kian memperparah problema kebangsaan ini ketika orang tidak punya “filter” yang kuat.

Harapan demi harapan agar perubahan bangsa ini semakin nyata. Dan Tanpa mengurangi rasa hormat, Semoga bapak calon Gubernur mampu memahami persoalan ini dengan harapan mampu membawa perubahan bagi Masyarakat Lampung khususnya dan Bangsa Indonesia pada Umumnya.

dari : Mahyuzah Assegaf ( Anggota Komite Independen Pengawasan Pembangunan Lampung)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: